BTC -2.99%
$60,798.80
ETH -0.49%
$3,364.62
SOL 7.28%
$134.82
PEPE 10.42%
$0.000011
SHIB 0.97%
$0.000017
BNB -0.34%
$571.87
DOGE 3.26%
$0.12
XRP -0.02%
$0.47
Poker Crypto Terbaik
Online

Penjelasan Chart Pattern Kripto: Cara Membaca Chart Bitcoin

Naufi Norita
| 6 min read

Anda mungkin pernah menemukan istilah-istilah yang sering digunakan dalam dunia kripto, seperti “head and shoulders“, “rising wedges“, hingga “cup and handle“. Istilah-istilah ini digunakan oleh para trader saat menganalisis chart pattern kripto. Dalam panduan ini, kami akan menjelaskan cara membaca pattern chart bitcoin dan menyoroti pola kripto populer yang harus Anda ketahui.

Apa itu Analisis Chart?


Untuk menentukan apakah Anda akan mengambil posisi long atau short saat trading bitcoin, Anda bisa menggunakan pola chart pattern pdf download yang bisa Anda pelajari kemudian digunakan saat trading sebagai sinyal yang tepat untuk Anda mengambil posisi. Analisis teknikal dapat membantu trader menilai tren harga dan pola grafik kripto untuk menemukan peluang trading.

Analisis teknikal melibatkan analisis aktivitas trading di masa lalu dan fluktuasi harga aset, yang dapat membantu memprediksi pergerakan harga di masa mendatang hingga tingkat tertentu. Analisis teknikal menggunakan pola informasi harga untuk mengidentifikasi tren dan membuat prediksi.

Analisis grafik Bitcoin penting dalam arti bahwa para trader dapat menginterpretasikan grafik untuk lebih memahami mentalitas kelompok. Tren bullish dan bearish adalah bagian dari simfoni pasar secara umum tentang kenaikan dan penurunan harga.

Dengan kata lain, kenaikan harga aset digital yang stabil sering kali merupakan indikator optimisme dan kegembiraan di pasar. Kebalikannya juga benar. Aset kripto dengan lintasan ke bawah mencerminkan prospek pasar yang suram dan memberikan tekanan pada penjual.

Tren bullish dan bearish hanya bisa berbalik jika ada perubahan sikap dari para pelaku pasar.

Oleh karena itu, chart pattern lengkap baik forex maupun bitcoin bergantung pada pemodelan matematika dan statistik untuk memahami harga dan perilaku pasar. Ada tiga prinsip utama yang berlaku pada prinsip-prinsip grafik yaitu:

  • Sejarah itu berulang
  • Momentum harga adalah tren
  • Pasar mendiskon segalanya

Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, Anda dapat dengan mudah memanfaatkan beberapa pengaruh, termasuk prinsip-prinsip perilaku dan ekonomi tradisional, untuk memprediksi pergerakan pasar.

Ingat, analisis teknikal tidak hanya berfokus pada pergerakan harga, tetapi juga memberikan petunjuk mengenai sentimen pasar. Untuk menggunakan metodologi analisis chart pattern crypto, Anda harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti tren sejarah permintaan kripto, tren regulasi global, dan tren terkini dalam komunitas kripto.

Cara Membaca Chart Kripto


Membaca chart kripto sangat penting bagi siapa pun yang ingin trading aset digital. Jika Anda ingin menilai tren harga dari grafik kripto, Anda harus mempelajari berbagai jenis grafik. Ada tiga jenis grafik yang umum digunakan oleh para trader; grafik garis, grafik batang, dan grafik candle atau mempelajari dari chart pattern lengkap pdf yang dapat diunduh di internet.

Line Chart

Line chart

atau grafik garis adalah representasi visual dari riwayat harga aset digital menggunakan satu garis kontinu. Line chart menampilkan data serangkaian titik data yang dihubungkan oleh segmen garis lurus. Line chart adalah jenis chart kripto yang paling dasar dan biasanya hanya menampilkan harga penutupan.

Line Chart

Pada grafik di atas, sumbu horizontal adalah skala waktu, dan sumbu vertikal menunjukkan harga. Anda bisa mengetahui harga kripto dengan menghubungkan titik data ke sumbu horizontal dalam garis lurus dan tanggal dengan menghubungkan titik data ke sumbu vertikal. Setiap titik dalam grafik melacak harga penutupan harian.

Bar Chart

Bar chart

terdiri dari beberapa batang harga, dengan setiap batang mewakili kinerja harga selama periode tertentu. Diagram batang atau bar chart secara visual menggambarkan fluktuasi harga aset selama jangka waktu tertentu.

Bar Chart

Pada grafik di atas, garis vertikal pada batang harga menggambarkan harga tertinggi dan terendah untuk periode tersebut. Garis horizontal di kedua sisi menunjukkan harga pembukaan dan penutupan.

Candlestick Charts

Chart kripto yang paling populer di luar sana adalah Candlestick Chart. Candlestick Chart menggunakan candle atau lilin untuk menggambarkan tren naik/turun harga kripto dalam periode tertentu.

Candlestick Charts

Candle terdiri dari tubuh dan sumbu. Badan candle mewakili harga pembukaan dan penutupan, sedangkan sumbu yang melekat pada puncak mewakili harga tertinggi kripto dalam kerangka waktu tersebut. Sumbu di bagian bawah mewakili harga terendah aset kripto dalam kerangka waktu yang dipilih.

Warna candle memiliki arti penting. Candle merah menunjukkan harga aset turun, sedangkan candle hijau menunjukkan harga aset naik.

Pola Chart Kripto Populer yang Harus Anda Ketahui


Chart kripto membentuk pola berbeda yang dapat digunakan trader untuk mengambil posisi berdasarkan signifikansinya. Pola grafik adalah bentuk dalam grafik harga yang dapat mengindikasikan pergerakan harga berikutnya berdasarkan tren historis. Pola grafik kripto adalah dasar analisis teknikal dan dapat membantu trader memprediksi tren harga.

Pola grafik kripto dapat diklasifikasikan ke dalam kelompok-kelompok berikut:

  • Pola kelanjutan memberikan sinyal kelanjutan dari tren saat ini.
  • Pola bilateral mengindikasikan volatilitas dan ketidakpastian yang tinggi di pasar.
  • Pola pembalikan memberikan sinyal pembalikan.

Berikut ini adalah lima pola perdagangan grafik kripto dan chart pattern forex populer yang dapat Anda gunakan untuk trading.

Head and Shoulders

 

Head and Shoulders

Pola grafik Head and Shoulders, suatu pola lanjutan dalam analisis teknikal, dapat memberikan indikasi kuat tentang perubahan tren di pasar. Pola ini memiliki bentuk seperti bahu dan kepala manusia, dengan puncak besar di tengah dan dua puncak lebih kecil di kedua sisi. Sebuah pola Head and Shoulders bullish terjadi setelah tren naik, ditandai oleh puncak pertama yang tinggi, diikuti oleh puncak tengah (kepala) yang lebih tinggi, dan puncak terakhir yang kembali tinggi. Sebaliknya, pola bearish menunjukkan potensi penurunan harga setelah tren turun, dengan ciri-ciri yang serupa.

Triple and Double top and Bottom

Pola grafik triple dan double top/bottom adalah fenomena menarik dalam analisis teknikal pasar keuangan seperti forex dan juga kripto. Terjadi saat harga aset mencapai level support atau resistance yang sama dua atau tiga kali berturut-turut. Sinyal double bottom dianggap sebagai indikator bullish, menandakan potensi kenaikan harga, sementara double top menjadi sinyal trading bearish yang mengisyaratkan kemungkinan penurunan. Pola ini, baik triple maupun double, memberikan petunjuk bahwa sentimen pasar telah bergeser, menciptakan peluang bagi para trader untuk mengantisipasi perubahan arah harga yang akan datang.

Triple and Double top and Bottom

Dengan memahami pola grafik ini, maka trader akan lebih mudah mengambil keputusan kapan waktu yang tepat untuk masuk pasar. Meskipun tidak ada yang pasti dalam analisis teknikal, trader juga harus mengantisipasi pergerakan harga dengan berita-berita fundamental.

Ascending and Descending Triangle

Ascending and Descending TriangleAscending

dan descending triangle pattern chart dibuat dengan garis tren horizontal yang menghubungkan titik tertinggi dan terendah dan garis tren kedua yang menghubungkan titik tertinggi dan titik terendah yang menurun. Chart pattern triangle yang dihasilkan ini akan mencapai titik keputusan di mana harga akan meletus atau jatuh dari garis horizontal ke arah garis miring.

Cup and Handle

Cup and Handle

Cangkir dan pegangan adalah pola pembalikan naik yang mencerminkan sebuah cangkir, dengan cangkir yang mirip dengan pola grafik pembulatan ke bawah, dan pegangan yang mirip dengan pola baji. Sisi kanan pola ini menunjukkan volume perdagangan rendah yang mungkin berlangsung selama jangka waktu 7 – 65 minggu.

Wedges

Wedges adalah salah satu reversal chart pattern, muncul saat garis tren bertemu, membentuk baji naik yang menjadi sinyal bearish atau baji turun yang menjadi sinyal bullish.

Wedges

Baji naik menandakan kemungkinan penurunan harga, sedangkan baji turun mengisyaratkan potensi kenaikan. Keberhasilan trader dalam mengenali dan memahami pola ini dapat memberikan keuntungan signifikan. Dengan memperhatikan formasi wedges, para investor dapat mengambil langkah yang tepat, mengantisipasi perubahan tren, dan mengoptimalkan strategi trading mereka di pasar yang dinamis.

Flag Pattern

Flag pattern

chart mengindikasikan kemungkinan kelanjutan tren pasar. Pola ini muncul seperti bendera atau tiang bendera, yang memberi sinyal pembalikan harga tajam di bagian bendera dan mencerminkan tren pergerakan harga dalam waktu singkat di bagian tiang bendera. Dengan memahami flag pattern, trader dapat mengidentifikasi momen optimal untuk memasuki pasar selama tren berlangsung.

Flag Pattern

Kesimpulan


Dalam menjelajahi dunia kripto, pemahaman terhadap pola grafik menjadi kunci penting bagi para trader. Istilah-istilah seperti “triangle chart pattern” atau “chart pattern reversal”  merupakan pedoman yang umum digunakan dalam menganalisis pergerakan harga kripto. Analisis kripto menggunakan pola grafik ini bukan hanya sekadar memetakan fluktuasi harga masa lalu, tetapi juga meramalkan kemungkinan pergerakan harga di masa depan.

Pola dan grafik ini umumnya digunakan oleh trader untuk melakukan analisis secara teknikal yang dapat membantu mereka dalam mengambil keputusan. Jika Ada tertarik untuk mempelajarinya, Anda bisa mengunduh chart pattern pdf, menonton video penjelasan mengenai pola trading di YouTube atau dengan cara membaca artikel ini sampai habis.