Lebih dari 200 Akun Kripto Terhubung Ransomware LockBit Dibekukan

Naufi Norita
| 2 min read

Ilustrasi ransomware - Lebih dari 200 Akun Kripto Terhubung Ransomware LockBit telah Dibekukan

Sumber: Freepik

200 Akun Kripto Terhubung Operator Ransomware LockBit Dibekukan


Sebanyak 200 akun kripto terhubung operator ransomware LockBit dibekukan. LockBit baru-baru ini menjadi fokus dari upaya kolaborasi internasional.

LockBit adalah grup operator ransomware yang terkenal. Menurut CNBC, hal ini telah menyebabkan penyitaan lebih dari 200 akun mata uang kripto yang terkait dengan operasi mereka. Tugas ini adalah “Operasi Cronos”.

Mereka melakukan Operasi Cronos dengan bekerja sama dengan Departemen Kehakiman (DOJ). DOJ merupakan kolaborasi antara Amerika Serikat, Europol, dan lembaga penegak hukum dari berbagai negara. Di Polandia dan Ukraina, pihak berwenang telah menangkap dua orang yang terkait dengan LockBit, menurut laporan dari Europol.

Selain itu, dua orang yang diduga memiliki hubungan dengan kelompok tersebut ditangkap dan menghadapi tuntutan di Amerika Serikat. Sepuluh alamat bitcoin dan ether yang berhubungan dengan kelompok tersebut telah masuk ke dalam daftar hitam oleh Office of Foreign Assets Control (OFAC) dari Departemen Keuangan AS.

Alamat spesifik yang ada dalam daftar situs web OFAC ditautkan ke akun deposit di KuCoin, Coinspaid, dan Binance.

Ini adalah informasi dari Arkham Intelligence pada hari Selasa lalu. Individu atau alamat kripto yang terdaftar tidak dapat lagi mengakses layanan keuangan dari entitas yang berbasis di AS karena tindakan ini. LockBit beroperasi dengan model yang dikenal sebagai “Ransomware-as-a-Service” (RaaS).

Mereka mendapat tuduhan mengambil lebih dari 120 juta dolar dari para korban di seluruh dunia, yang mengindikasikan pengembangan dan distribusi alat ransomware mereka kepada para mitra. Kemudian meluncurkan serangan, biasanya menargetkan bisnis swasta dan entitas kota.

Kunci Dekripsi Didistribusikan ke Korban LockBit


Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pihak berwenang telah mengambil alih kendali atas situs web LockBit dan halaman-halamannya yang berbeda. Sehingga mengganggu aktivitas dan saluran komunikasi perusahaan. Selain itu, Europol telah menyatakan bahwa kunci dekripsi dibagikan kepada para korban.

Ini memungkinkan mereka untuk memulihkan akses ke file terenkripsi mereka tanpa perlu membayar uang tebusan.

Sebuah pengumuman mengungkapkan bahwa lembaga penegak hukum telah berhasil memulihkan lebih dari seribu kunci dekripsi yang ditujukan untuk para korban serangan LockBit. Pihak berwenang akan menghubungi para korban untuk menawarkan dukungan dalam memulihkan data terenkripsi mereka.

“Berkat kolaborasi yang kuat, kami berhasil mengakali para peretas, mendapatkan akses ke infrastruktur mereka, mendapatkan kode sumber mereka, dan mengamankan kunci yang dapat membantu para korban untuk mendekripsi sistem mereka,” ujar Graeme Biggar, kepala National Cyber Security Agency (NCA).

“Waspadai ransomware dan cari tahu prediksi harga Ethereum di artikel kami. Selain itu, ketahui berita terbaru lainnya di laman utama Cryptonews.

Anda juga bisa mempelajari crypto apa saja yang akan launching sehingga terhindar dari ransomware dengan membaca artikel kami di sini.