Do Kwon akan Tetap Berada di Tahanan Montenegro hingga Februari: Laporan

Alfin Fauzan
| 1 min read

Laporan

Salah satu pendiri Terraform Labs, Do Kwon, akan tetap berada di Montenegro hingga Februari 2024, menurut sebuah laporan terbaru.

Diberikan Perpanjangan Dua Bulan


Dirilis oleh Bloomberg pada hari Selasa, laporan tersebut menyatakan bahwa penahanan Kwon di Montenegro telah diperpanjang hingga awal 2024 atas perintah Amerika Serikat dan Korea Selatan.

Baik Korea Selatan maupun AS berupaya menuntut Kwon terkait dengan runtuhnya koin mata uang kripto Terra dan Luna di musim semi 2022 lalu. Setelah semuanya selesai, keruntuhan tersebut merugikan pasar kripto hampir $40 juta secara keseluruhan.

Marija Rakovic, juru bicara Pengadilan Tinggi Montenegro, menyatakan bahwa penahanan Kwon yang awalnya akan berakhir pada hari Jumat, namun kini telah diundur hingga 15 Februari.

“Tidak Mengesampingkan Kemungkinan Semacam Itu”


Setelah pengadilan menyetujui ekstradisi Kwon bulan lalu, nasib pendiri Terraform kini berada di tangan Menteri Kehakiman Montenegro, Andrej Milovic.

Minggu lalu, sebuah laporan yang dirilis oleh Wall Street Journal mengungkapkan bahwa Kwon selama berbulan-bulan diperkirakan akan diekstradisi ke Amerika Serikat, Milovic diduga mengungkapkan berita tersebut kepada duta besar AS untuk Montenegro, Judy Rising Reink.

Namun, Milovic menolak untuk mengomentari masalah ini, dan hanya mengatakan bahwa “publik akan diberitahu tentang keputusan tersebut pada waktu yang tepat.”

Demikian juga pengacara Kwon dari Montenegro, Goran Rodic, yang menolak untuk mengonfirmasi keputusan tersebut namun menyatakan “tidak menutup kemungkinan semacam itu.”

Apa yang Diharapkan dari Kasus Kwon ke Depannya


Berita tentang perpanjangan penahanan Kwon menyusul perburuan internasional selama berbulan-bulan terhadap salah satu pendiri Terraform Labs dimulai pada bulan September 2022.

Kwon diduga bersembunyi di Dubai, Serbia, dan Montenegro, sebelum akhirnya berhasil ditangkap saat mencoba terbang ke luar negeri bersama rekan konsipiratornya, Han Chang-Joon, menggunakan paspor palsu pada Maret 2023.

Bulan lalu, upaya Kwon untuk mengajukan banding atas kasus pemalsuan dokumen Montenegro yang membuatnya dijatuhi hukuman empat bulan penjara ditolak oleh hakim, dengan menyatakan “hukuman yang dijatuhkan sudah sesuai dengan tingkat kejahatan yang dilakukan.”

Kwon, yang saat ini ditahan di penjara Spuž Prison, di luar ibukota Podgorica, sebelumnya sudah diberikan potensi tambahan waktu di fasilitas pemasyarakatan karena rincian ekstradisinya telah selesai.

Pengacara Kwon saat ini sedang berupaya mengajukan banding atas keputusan mengekstradisi salah satu pendiri Terraform Labs itu.

Milovic diperkirakan akan menunggu hingga keputusan dibuat terkait banding tersebut untuk mengumumkan secara resmi ke mana Kwon akan diekstradisi.